23.6 C
Medan
Kamis, 24 September 2020 08:52
Medan.tv Berita Cepat, Tepat dan Berimbang
Kuliner

Mengapa Orang Memborong Makanan?

Editor Lusia Kus Anna KOMPAS.com – Sejak merebaknya wabah Covid-19, kunjungan ke supermarket di berbagai kota dunia menyajikan pemandangan hampir sama: rak-rak makanan yang kosong karena diborong, sulit mencari masker, hand sanitizer, atau pun sabun antikuman. Walau pun sebagian besar supermarket, toko, dan restoran tidak tutup, tetapi tetap saja banyak masyarakat yang melakukan panic buying alias memborong bahan logisitik untuk disimpan di rumah sebagai persiapan. Membeli barang-barang karena panik (panic buying) menurut para pakar terjadi ketika ada dorongan otak untuk bersiap ke mode survival (bertahan hidup). Menurut pakar perilaku manusia Dr.Ali Fenwick, setidaknya ada empat alasan mengapa pada saat wabah seperti sekarang ini orang merasa perlu memborong dan menimbun barang di rumah: 1. Modus bertahan hidup Situasi yang tidak pasti atau mengancam akan membuat bagian otak yang lebih primitif mengambil alih, dan tujuan utamanya adalah membuat kita tetap hidup. Kondisi ini akan menekan atau mengacaukan pola pikir rasional. Jadi, meski pemerintah berjanji kebutuhan pokok akan tetap terjamin, tak banyak orang yang mendengarkan. Mayoritas orang belum pernah berada dalam situasi krisis kesehatan seperti sekarang, sehingga mereka lebih memilih membeli makanan lebih banyak dari pada beresiko kelaparan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Mengapa Orang Panik dan Borong Makanan Saat Wabah Covid-19”, https://lifestyle.kompas.com/read/2020/03/23/140700020/mengapa-orang-panik-dan-borong-makanan-saat-wabah-covid-19.





Editor : Lusia Kus Anna

Leave a Comment